B1, BOJONGMANGU – Pemerintah Desa Karang Indah bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bergerak cepat menangani dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Desa Karang Indah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi.
Anggota BPD Desa Karang Indah, Sanam Permana, mengatakan pihaknya langsung meninjau lokasi setelah menerima laporan dari para ketua RT mengenai krisis air bersih yang dialami warga.
"Setelah ada laporan dari ketua RT, kepala desa bersama BPD langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga yang terdampak kekeringan," ujar Sanam, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, sedikitnya terdapat 11 RT yang terdampak kekeringan, yakni Kampung Cihanjuang RT 01/01, Kampung Cikaur RT 01/01, Kampung Tegal Luhur RT 02/01 dan RT 03/02, Kampung Cirendeu RT 01/01 dan RT 04/02, Kampung Tegal Kihiang RT 03/02 dan RT 05/03, Kampung Korod RT 06/03 dan RT 08/04, Kampung Jati RT 06/03, Kampung Guha RT 05/03 dan RT 07/04, serta Kampung Cibadak RT 09/05, RT 10/06, RT 11/05, dan RT 12/06.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, sejumlah pihak telah menyalurkan bantuan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengirimkan dua tangki air berkapasitas 5.000 liter per hari sejak 9 Juli 2026. Selain itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi menyalurkan empat tangki air berkapasitas 5.000 liter, sementara bantuan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Partai Gerindra sebanyak lima tangki berkapasitas 8.000 liter.
Sanam menjelaskan, hingga Sabtu (18/7/2026), distribusi bantuan air bersih masih terus berlangsung. BPBD menyalurkan 8.000 liter air ke Kampung Cirendeu RT 01/01 dan RT 04/02. Sebelumnya, bantuan juga telah disalurkan ke 11 RT.
Sementara itu, PMI menyalurkan 5.000 liter air bersih ke Kampung Cibadak RT 10/05 untuk 65 KK, RT 12/05 sebanyak 60 KK, Kampung Guha RT 07/04 untuk 92 KK, serta Kampung Tegal Kihiang RT 05/03 yang dihuni sekitar 80 KK.
"Alhamdulillah, bantuan air bersih terus disalurkan kepada warga yang terdampak sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat sedikit demi sedikit terpenuhi," kata Sanam yang saat itu didampingi Ketua Karang Taruna dan anggota BPD, Parjo, di Kampung Cirendeu RT 01/01.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Indah, Mistar, mengatakan musim kemarau tahun ini menyebabkan sejumlah kampung mengalami kekeringan. Pemerintah desa bersama BPD segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan BPBD Kabupaten Bekasi untuk mempercepat penanganan.
"Kami bersama BPD langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta BPBD Kabupaten Bekasi. Alhamdulillah warga yang terdampak kekeringan sudah mulai menerima bantuan air bersih, meski penyalurannya belum sepenuhnya merata," ujar Mistar. (***)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar