-->

Iklan

Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Utara Melakukan Kegiatan Jaga Bekasi On The Spot Tentang Green Service dan Bahaya Narkotika

Rabu, 19 Agustus 2026, Agustus 19, 2026 WIB Last Updated 2026-08-19T08:57:45Z



B1, BEKASI- Polres Metro Bekasi melakukan Kegiatan Jaga Bekasi On The Spot dilaksanakan di Rumah Hj Ratu Salamah Kp Jati Rt 03/05 Ds.Cikarang Kota Kec.Cikarang Utara Kab.Bekasi, merupakan program dari Ibu Kapolres yang sudah berjalan dan sangat baik maka dari itu kita akan tetap lanjutkan. (19/8/2026)


Kegiatan tersebut di hadiri oleh Beberapa PJU Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Utara yaitu, AKBP Angga Dewanto Basari (Wakapolres Metro Bekasi, Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa (Kapolsek Cikarang Utara), Kompol Komang Kharisma (Kasat Lantas ), AKP Ma'mun (Kasie Propam), AKP Aliani (Kasie Humas), IPTU Lutfi (KBO Narkoba), HJ Ratu Salamah Ustad Yusuf dan melibatkan 30 personil anggota Polres dan Polsek Cikarang Utara


Wakapolres Metro Bekasi AKBP Angga Dewanto Basari, " menjelaskan Kegiatan beberapa inti dari acara tersebut yaitu Pelayanan Green Service Pelayanan Polri pembuatan SIM baru dan Perpanjangan dari hasil Bank Sampah, Pelayanan Kesehatan dari Dokkes Polres Metro Bekasi, Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas, Sosialisasi Narkoba dan Obat terlarang. Kegiatan ditutup dengan Pembagian Sembako, Helm, dan Pembuatan Perpanjangan Sim 


AKBP Angga Dewanto Basari mengatakan, "Kab Bekasi ini sangat tinggi peredaran tramadol ,eksimer dan Narkotika, mari kita jaga agar generasi anak" kita selamat dari bahaya Narkoba dan obat terlarang. Siapapun yang memberikan informasi terkait Narkoba akan kami lindungi dan di rahasiakan.


Jaga dan awasi anak" agar tidak tawuran ,naik kendaraan agar tertib berlalu lintas karena kecelakaan di Kab Bekasi cukup tinggi, cek kesehatan yang kami sediakan agar Bapak ibu tetap sehat, Jaga Jakarta dan Jaga Bekasi agar tetap aman dan kondusif."Tutupnya.


Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa Kapolsek Cikarang Utara menambahkan "peran anggota kepolisian dapat hadir lebih luas di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Menurutnya, lingkungan yang mampu mengelola sampah secara mandiri cenderung lebih tertib dan aman karena interaksi antara warga semakin intensif. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, kondisi tersebut juga dapat memperkuat pengawasan sosial sehingga berpotensi mencegah gangguan kamtibmas, termasuk aksi pencurian yang memanfaatkan kedok sebagai pemulung.


“Harapannya, kesadaran masyarakat semakin kuat. Sampah harus dikelola mulai dari sumbernya, dari rumah masing-masing. Kalau setiap warga memiliki kepedulian, kemudian setiap RW memiliki bank sampah, dampaknya akan jauh lebih besar bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (Sgt)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar